Punya Gayanya Sendiri, Berikut 5 Istilah Taktik Paling Populer Dalam Sepakbola

Dalam Formasi Centre Back Mempunyai 2 peran sekaligus, sebagai Stopper lalu sebagai Libero. keberhasilan formasi ini mengawali pertahanan tergantung dengan mampu atau ngaknya Gelandang bertahan dalam menjaga Pemain di Saat Penyerang Lawan datang dan menginfeksi pertahanan. Yang tidak lose menguntungkan juga adalah eksekusinya yang sangat simpel hal ini karena tidak banyak pertukaran gaya.

Kedua bek sayap selalu bisa bertambah leluasa melakukan overlap ketika menyerang. Keleluasaan yang sama tidak dimiliki fullback dalam skema empat bek, dikarenakan masih ada spot dalam belakang yang menjadi tanggung jawabnya. Tentu saja kalau bola terlepas wingback masih harus turun bertahan, namun tidak harus secepat peran fullback untuk kembali ke posisi.

Posisi ini berperan penting tuk menjaga agar pertahanan tetap stabil. Kriteria terpenting buat posisi ini adalah kemampuan pemain untuk merebut bola dari pemain lawan. Hal ini karena itu gelandang bertahan pun menjadi pemain pertama yg membangun serangan balik. Selain gelandang bertahan, tiga pemain yang akan selalu di belakang juga sangat membantu pekerjaan wingback.

Sebenarnya gelandang bertahan bukan solusi nyata di pendekatan ini, karena pemain secerdas Sergio Busquets saja masih hampir sering gagal melaksanakan tugas. Malahan intimidasi dengan melempar bertambah banyak pemain ke hadapan sejak awal yang berperan lebih besar dalam MENCEGAH serangan balik berbahaya agar tidak terjadi. Proteksi arah serangan balik akan dikasih oleh gelandang bertahan yang harus siap menutup posisi kedua fullback, tergantung pada flank mana serangan balik datang. Bisa kita lihat disini jika ada satu lagi tugas untuk gelandang bertahan, padahal di secuencia sebelumnya dia juga harus menginisiasi build up serangan dengan turun untuk memperlebar area sirkulasi bola. Pada Urusan Menjelejah, Umumnya dalam Permainan Normal Center Back Biasanya memainkan Bola sebagai dasar penguasaan Bola serta sebagai penyeimbang lini sedang.

Gelandang bertahan dalam skema tiga bek kembali memperoleh tugas yang jauh bertambah sederhana, daripada gelandang bertahan di skema empat bek. Untuk kesekian kalinya gaya awal tiga pemain pada belakang ternyata sangat membantu ketika dalam fase menginfeksi. Efektifitas peran gelandang bertahan cukup beragam dalam secuencia ini, karena sangat bergantung kepada kepandaiannya membaca games, kecepatannya bergerak, sekaligus skillnya untuk menghadang lawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *